Polsek Sukorejo Dampingi Petani Jagung Pasca Panen, Dukung Swasembada Pangan Nasional
PONOROGO – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur, Kombes Pol Sih Suharno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, Polres Ponorogo Polda Jatim terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan bahan pangan di wilayahnya. Salah satu bentuk implementasi program tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan pendampingan kepada para petani di wilayah hukum Polsek Sukorejo.
Atas arahan Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., seluruh jajaran Polres Ponorogo aktif terlibat dalam pemantauan sektor pertanian guna memastikan ketahanan pangan daerah tetap terjaga. Melalui Bhabinkamtibmas, Polsek Sukorejo yang dipimpin Kapolsek IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono, S.H., M.H., melaksanakan monitoring hasil panen tanaman jagung milik warga di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada petani mulai dari proses budidaya hingga pascapanen.
Kapolsek Sukorejo menjelaskan bahwa kehadiran personel Polri di tengah aktivitas petani merupakan wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Selain memberikan motivasi kepada petani, kegiatan ini juga bertujuan memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik, termasuk mendukung proses pemasaran dan penjualan hasil panen ke Bulog Kabupaten Ponorogo. Dengan demikian, petani memperoleh kepastian pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.
Selain melakukan pendampingan, personel Polri juga memantau berbagai potensi kendala yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian, seperti serangan hama, distribusi pupuk, perubahan cuaca, hingga pemasaran hasil panen. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan kepedulian Polri terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan program swasembada pangan dapat terus berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani dan kemajuan daerah.



