Antisipasi Karhutla, Polsek Sawoo Gandeng Koramil dan Perhutani Gelar Sosialisasi hingga Pasang Banner Larangan Bakar Hutan
PONOROGO – Memasuki musim kemarau, Polsek Sawoo meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggandeng Koramil Sawoo dan Perhutani. Sinergi tersebut diwujudkan melalui sosialisasi kepada masyarakat sekaligus pemasangan banner larangan membakar hutan di kawasan Bukit Tunggar, Hutan Pinus Tumpakpelem, Kecamatan Sawoo, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan dipimpin Kapolsek Sawoo AKP Tutut Ariyanto, S.H., bersama Mantri BKPH Sawoo Soni Harsono, Mandor TPG Tugu Agus Priyono, Mandor TPG Blumbang Abad Maroto, personel Polsek Sawoo, serta anggota Koramil Sawoo.
Sebelum memasang banner, jajaran Polri, TNI, dan Perhutani terlebih dahulu melakukan koordinasi terkait langkah-langkah pencegahan karhutla di kawasan hutan yang dinilai rawan mengalami kebakaran selama musim kemarau. Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun.
Banner yang dipasang bertuliskan “Stop Bakar Hutan. Dilarang Keras Melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan.” Imbauan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan sekaligus meminimalkan potensi terjadinya kebakaran.
Kapolsek Sawoo AKP Tutut Ariyanto mengatakan, kolaborasi antara Polri, TNI, dan Perhutani merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya karhutla sejak dini, terutama saat intensitas cuaca panas mulai meningkat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari aparat hingga masyarakat.
“Mari kita jaga bersama, agar tidak terjadi kebakaran hutan,”kata AKBP Andin Wisnu Sudibyo.



