BREAKING NEWS, Ledakan Bahan Petasan di Plosojenar, Satu Meninggal

KANAL INDONESIA NETWORK 01 Mar 2026 KAUMAN
BREAKING NEWS, Ledakan Bahan Petasan di Plosojenar, Satu Meninggal

KAUMAN, KANALPONOROGO.COM: Ledakan hebat yang berasal dari bahan petasan menghancurkan sebuah rumah di Dukuh Cuet RT 02/RW 02, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo dan satu orang meninggal pada Minggu (01/03/2026). Peristiwa tragis tersebut selain mengakibatkan satu orang atas nama Rifa meninggal dunia di lokasi kejadian juga menyebabkan satu orang lainnya atas nama Toni mengalami luka berat.

Ledakan yang terjadi pada hari Minggu menjelang buka puasa tersebut merusak bangunan rumah milik Minten tersebut. Kekuatan ledakan meruntuhkan sebagian besar genteng atap dan menyebabkan kerusakan parah pada struktur dinding bangunan.

Berdasarkan informasi di lapangan, tim medis telah mengevakuasi satu korban luka ke Rumah Sakit Bantarangin Sumoroto untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, petugas mengevakuasi jenazah korban meninggal dunia ke rumah sakit terdekat untuk proses autopsi.

Kepala Desa Plosojenar, Sutrisno membenarkan adanya peristiwa maut tersebut. Saat kejadian, dirinya sedang menghadiri acara kemasyarakatan sebelum akhirnya mendapat laporan dari warga.

“Waktunya itu sekitar jelang Maghrib, Mas. Saya tadi sedang ada acara kenduren, lalu dikabari ada kejadian ini,” ucap Sutrisno.

Ia juga menambahkan bahwa suara ledakan tersebut terdengar cukup keras, meskipun saat itu ia tidak mendengar langsung dentumannya karena posisi yang cukup jauh dari Tempat Kejadian perkara(TKP).

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih menutup area kejadian guna kepentingan penyelidikan. Tim Inafis dari Polres Ponorogo sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh untuk mencari bukti-bukti tambahan dan menentukan penyebab pasti ledakan.

“Petugas masih bekerja di lapangan untuk menyisir sisa-sisa bahan peledak dan mengumpulkan keterangan saksi,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Pihak Kepolisian Resor Ponorogo sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait identitas para korban maupun jumlah total bahan peledak yang memicu insiden tersebut.

Polisi mengimbau warga agar tetap menjauh dari garis polisi demi keamanan dan kelancaran proses investigasi.