Peringatan HUT 46 Yayasan Kemala Bhayangkari dan Hari Jadi Polwan Gelar Tanam Bersama Ratusan Alpukat Aligator

Peringatan HUT 46 Yayasan Kemala Bhayangkari dan Hari Jadi Polwan Gelar Tanam Bersama Ratusan Alpukat Aligator

Ponorogo – Aksi nyata kepedulian lingkungan ditunjukkan jajaran Polres Ponorogo bersama Bhayangkari di Kabupaten Ponorogo.

Dalam rangka HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari dan Hari Jadi Polwan ke-78 tahun 2026, digelar penanaman 100 bibit pohon alpukat jenis aligator di kawasan Lapangan Segundul, Desa Munggung, Kecamatan Pulung.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ponorogo, Ny. Titut Andin Wisnu, beserta jajaran pengurus.

Turut hadir Camat Pulung, Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Desa Munggung, komunitas lingkungan, hingga guru dan siswa TK Kemala Bhayangkari 61 Pulung.

Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih 500 meter persegi di Dukuh Tosari. Sebanyak 100 bibit alpukat aligator ditanam sebagai langkah konkret penghijauan sekaligus investasi jangka panjang bagi masyarakat.

Kepala Desa Munggung, Imam Mahfud, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang kembali diberikan kepada wilayahnya.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua Bhayangkari. Ini sudah yang kedua kalinya Desa Munggung mendapat perhatian terkait kegiatan peduli lingkungan. Semoga bermanfaat bagi warga,” ujarnya.

Ketua Bhayangkari Cabang Ponorogo, Ny. Titut Andin Wisnu, menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk kepedulian nyata yang diharapkan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan ini kami selenggarakan bertepatan dengan HUT Yayasan Kemala Bhayangkari dan Hari Jadi Polwan. Harapannya bisa membantu masyarakat serta meningkatkan perekonomian warga ke depan,” jelasnya.

Tak hanya penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan pemberian bingkisan kepada anak-anak TK Kemala Bhayangkari 61 Pulung, menambah semarak sekaligus menanamkan nilai kepedulian sejak dini.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan bahwa momentum ini menjadi bukti bahwa peringatan HUT Yayasan Kemala Bhayangkari dan HUT Polwan tidak berhenti pada seremoni, tetapi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Apa yang dilakukan hari ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Ini harus terus dijaga dan dilanjutkan,” pungkasnya.