KANALPONOROGO- Anggota Polsek Ngebel bersama-sama warga desa sekitar telaga masih melakukan pencarian terhadap SW (21) pemuda yang dalam pesan kepada kakaknya mengaku telah bunuh diri dengan menceburkan diri ke telaga Ngebel, Rabu(23/09).

Pemuda yang dilaporkan hilang dan diduga menenggelamkan diri di Telaga Ngebel tersebut hingga kini belum ditemukan.

Pihak kepolisian menduga jika yang dilakukan pemuda tersebut hanya sebuah modus  untuk menghilangkan jejak dan lari dari tanggung jawab untuk menikahi gadis yang dihamilinya.

BACA JUGA : Hamili Kembang Desa, Pemuda Ngebel Pamitan Nyebur Ke Telaga

Kapolsek Ngebel AKP Supardi, menyatakan pihaknya masih menyangsikan sms korban yang dikirim kepada kakaknya yang berisi bahwa pemuda tersebut telah bunuh diri di Telaga Ngebel. Pasalnya warga dan petugas tidak menemukan tanda-tanda lain disekitar lokasi diantaranya sandal korban, padahal ketika berangkat menggunakan sandal.

“Waktu berangkat informasinya memakai sandal, tapi sampai saat ini kami belum menemukan keberadaan sandal milik korban di lokasi,”terang AKP Supardi.

Namun pihak keluarga dan petugas tetap melakukan pencarian dengan menggunakan sejumlah perahu yang ada di Telaga.

Selain itu, korban masih sempat menitipkan motor kepada pihak keluarganya. Dimana pihak keluarga diminta untuk mengambil motornya yang berada di Surabaya.

“Dugaan sementara korban berada di luar kota. Tapi untuk lebih jelasnya kami akan menginformasikan dalam dua hari lagi,”ucap Kapolsek Ngebel AKP Supardi.(wid/kanalponorogo)

- -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here