Home / Headline

Selasa, 9 Februari 2021 - 22:42 WIB - Editor : redaksi

Demonstrasi Warnai Peresmian Pasar Legi.

KANALPONOROGO. COM: Aksi demonstrasi oleh sebagaian pedagang mewarnai acara peresmian Pasar Legi Ponorogo , Selasa (09/02/2021).

Peresmian pasar yang dilakukan oleh Bupati Ponorogo Ipong Muclissoni menjadi ajang para pedagang lama menyampaikan aspirasinya.

Pedagang lama yang sudah 5 kali rapat berakhir dengan deadlock merasa haknya dirampas karena 44 pedagang lantai dasar hanya mendapat 34 kios itupun masih dikurangi 13 oleh pemerintah., Awalnya pengurangan hanya 10 kios , berubah menjadi 9 kios , kini malah bertambah menjadi 13 kios.

Hal tersebut memicu kecurigaan kurangnya transparasi pemerintah dalam pembagian kios.sehingga pedagang lama menuntut janji Dinas Perdagkum yaitu memprioritaskan pedagang lama dalam pembagian lapak / kios pasar.

Baca Juga :  Pemerintah Daerah Harus Lakukan Upaya Terbaik Menekan Angka Kematian

Hal ini semakin diperkeruh dengan adanya informasi dugaan jual beli kios yang dilakukan oleh calo yang dekat dengan Pemkab.

Eko Setyo Wahono, Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Legi Ponorogo menjelaskan, tuntutan pedagang sebenarnya sangat sederhana, yaitu menuntut kios pasar yang menjadi hak pedagang lama.

“Ini aksi damai pedagang, menuntut hak kami dikembalikan. Kami ini pedagang lama, kami semua punya BPTU lama. La kok mau digeser ke lantai dua semua, berdasarkan zonasi,” jelas Eko.

Baca Juga :  Sambut hari Bhayangkara ke 74 Kapolres Ponorogo Keliling Dengan Membagikan Sembako

Pedagang bersedia menuruti aturan zonasi. Misal jika zona diperuntukkan bagi pedagang baju, maka pedagang – pedagang siap untuk berjualan baju. Sampai sekarang pun, pedagang tidak ditunjukkan SOP zonasi oleh Dinas Perdagkum Ponorogo.

Dalam permaslahan ini pedagang sudah 6 kali melakukan negoisasi dengan Pemkab, namun belum ada titik temu.

Harapan pedagang simpel yaitu kios mereka dikembalikan.
“Sudah kami lakukan negoisasi 5 kali , tapi belum ada hasilnya. Kami kecewa dengan peresmian ini. Masalah dengan pedagang belum selesai tapi kok diresmikan,” tegas Eko. (wid)

 

Share :

Baca Juga

Headline

Vaksinasi Santri, Kapolres Probolinggo : Kami Targetkan Semua Santri Tervaksin

Headline

Polsek Mlarak Melaksanakan Pengamanan Qotmil Al Quran Dalam Rangka Hari Santri

Headline

Polres Ponorogo dan Polsek jajaran, Serentak Gelar Bakti Religi

Headline

Bhabinkamtibmas Desa Balong bagi bagi Masker Untuk Pedagang kaki lima.

Headline

Doa bersama untuk Indonesia, Kapolres Ponorogo : Kita tujukan untuk Para Pahlawan yang telah Gugur

Headline

Polsek Pulung Monitoring Vaksinasi Covid 19 oleh Puskesmas Kesugihan

Headline

Polsek Ngrayun distribusikan bantuan semen gresik dari Klinik Mitra Husada Ngrayun

Headline

Rayakan Idul Adha, Polwan Polres Pasuruan Berbagi Daging Hewan Kurban untuk Penjaga Perlintasan Kereta