Polsek Sampung Bersama Forkopimcam Gencarkan Sosialisasi dan Pemasangan Banner Pencegahan Karhutla
PONOROGO – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Polsek Sampung Polres Ponorogo bersama Forkopimcam dan Perum Perhutani melaksanakan pemasangan banner serta sosialisasi pencegahan Karhutla di kawasan Petak 34 RPH Sampung BKPH Sampung KPH Madiun, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan dipimpin Kapolsek Sampung AKP Agus Suprianto, S.H., dan dihadiri Asper BKPH Sampung Angganata, Danramil Sampung yang diwakili Pelda Suhartono, Kepala Desa Sampung Sujoso, Kepala Desa Nglurup Widodo, personel Polsek dan Koramil Sampung, serta warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan mencegah terjadinya bencana Karhutla.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemasangan banner berisi larangan membakar hutan dan lahan di sejumlah titik strategis, disertai sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama pada musim kemarau yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran lebih tinggi.
Kapolsek Sampung AKP Agus Suprianto, S.H., menegaskan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan oleh aparat semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. “Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan hutan, untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar. Apabila mengetahui adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terkait agar dapat segera ditangani. Pencegahan sejak dini merupakan langkah terbaik untuk melindungi hutan, lingkungan, dan keselamatan masyarakat,” ujar AKP Agus Suprianto.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan terkendali. Diharapkan melalui sinergi antara Polri, TNI, Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Sampung dapat diminimalisasi, khususnya selama musim kemarau.



