Nasional

Kebakaran Hutan Perhutani di Slahung, Polisi dan Petugas Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Hutan Perhutani di Slahung, Polisi dan Petugas Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Api

PONOROGO – Kebakaran melanda kawasan hutan Perhutani di Gunung Babak, Petak 54A, RPH Karangpatihan, BKPH Ponorogo Barat, KPH Lawu DS, wilayah Dukuh Jenggring, Desa Duri, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Selasa (25/8/2026) malam.

Titik api diketahui sekitar pukul 18.30 WIB setelah masyarakat melaporkan adanya kebakaran di kawasan hutan. Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Slahung langsung bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Perhutani, Koramil Slahung, serta BPBD Kabupaten Ponorogo.

Petugas gabungan kemudian melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas. Kebakaran menghanguskan vegetasi berupa daun kering atau serasah, semak, dan alang-alang dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 1,10 hektare.

Berkat penanganan secara cepat dan bersama-sama, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam proses pemadaman, petugas membuat sekat bakar guna menghentikan pergerakan api. Pemadaman juga dilakukan secara manual menggunakan metode gepyok, disertai penyelamatan titik-titik bara dengan cara diselimuti dan ditimbun menggunakan tanah maupun material yang tersedia di sekitar lokasi.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo melalui Kapolsek Slahung AKP Pitoyo mengatakan, kecepatan penanganan menjadi hal penting mengingat kondisi vegetasi di kawasan hutan yang relatif kering dan mudah terbakar.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan Perhutani, Koramil, serta BPBD. Kami bersama-sama melakukan pemadaman dan membuat sekat agar api tidak merembet ke kawasan lain,” ujar AKP Pitoyo.

Menurutnya, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Lokasi kebakaran juga berjarak sekitar 300 meter dari permukiman warga sehingga pengendalian dilakukan secara cepat untuk mengantisipasi api meluas dan mendekati kawasan permukiman.

AKP Pitoyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau.

“Jangan membuang puntung rokok atau menyalakan api sembarangan di kawasan hutan maupun lahan kering. Jika melihat adanya titik api atau asap di kawasan hutan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, personel yang terlibat berasal dari Polsek Slahung, Koramil Slahung, BPBD Kabupaten Ponorogo, serta petugas Perhutani.

Pascaapi berhasil dipadamkan, Polsek Slahung bersama petugas terkait tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api akibat bara yang masih tersisa.

“Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat menjadi kunci. Kebakaran hutan dapat meluas dengan cepat, sehingga setiap informasi mengenai titik api sekecil apa pun sangat penting untuk segera dilaporkan,” pungkas AKP Pitoyo.