PONOROGO, SINARPOS.COM – Kebakaran rumpun bambu di Dukuh Kalipucang, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (29/10/2026) malam, mengakibatkan sejumlah batang bambu tumbang dan melintang menutup akses Jalan Raya Ponorogo–Magetan. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas sehingga petugas kepolisian bersama Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, dan masyarakat bergerak melakukan penanganan di lokasi.
Peristiwa yang diketahui sekitar pukul 20.45 WIB itu bermula ketika dua warga, Hariyanto (45) dan Budu (30), melintas di sekitar lokasi dan melihat kobaran api membakar rumpun bambu. Api yang membakar bagian rumpun tersebut menyebabkan sejumlah batang bambu tumbang hingga menghalangi badan jalan.
Menyadari kondisi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, kedua saksi segera menghubungi warga sekitar untuk membantu pemadaman sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa, Polsek Sukorejo, petugas Damkar, dan BPBD.
Merespons laporan masyarakat, anggota piket SPKT Polsek Sukorejo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan bersama petugas gabungan dan warga. Upaya tersebut meliputi pemadaman api, pemotongan batang bambu yang tumbang, serta pengaturan arus lalu lintas agar akses jalan dapat kembali dilalui dengan aman.
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa melalui Kapolsek Sukorejo AKP Agustri menegaskan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran sampah maupun daun bambu kering sembarangan, terlebih saat kondisi lingkungan rawan terjadi kebakaran. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan menimbulkan kerugian, bahkan membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.
Terkait penyebab kejadian, dugaan awal mengarah pada kelalaian saat pembakaran daun bambu kering. Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Meski mengakibatkan akses jalan tertutup batang bambu yang tumbang, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Penanganan yang melibatkan kepolisian, pemerintah desa, petugas Damkar, BPBD, dan masyarakat berlangsung aman dan kondusif.
Polsek Sukorejo kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya kebakaran maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.



