Headline

Kapolres Ponorogo Perkuat Toleransi Lewat Minggu Kasih di GKJW, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Kapolres Ponorogo Perkuat Toleransi Lewat Minggu Kasih di GKJW, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

PONOROGO – Upaya memperkuat toleransi antarumat beragama dan menjaga kondusivitas wilayah terus dilakukan Polres Ponorogo. Kali ini, Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., hadir langsung di tengah jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Jalan Argopuro Nomor 17, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, melalui kegiatan Minggu Kasih, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 08.50 WIB tersebut diikuti sekitar 150 jemaat GKJW. Dalam kesempatan itu, Kapolres didampingi Kabagops Kompol Edi Suyono, S.E., M.H., Kasatintelkam AKP Taufan Wahyu Wijaya, S.H., M.H., serta Kapolsek Ponorogo AKP Catur Juli Hernawan, S.H., M.H.

Kedatangan rombongan Polres Ponorogo disambut Pendeta GKJW Ponorogo Prakoso Adi Putro Wibowo bersama para jemaat. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ibadah Minggu, puji-pujian, penyampaian firman Tuhan dan khotbah oleh Pendeta Sri Setyo Utomo dari GKJ Cilacap, Jawa Tengah, serta doa bersama.

Dalam sambutannya, AKBP Damus Asa memperkenalkan diri sebagai Kapolres Ponorogo yang baru. Ia sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun komunikasi dan kemitraan dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, terciptanya situasi Ponorogo yang aman dan kondusif tidak terlepas dari sinergi serta kepedulian seluruh lapisan masyarakat. Perbedaan agama, suku, dan latar belakang justru harus menjadi kekuatan dalam merawat persatuan.

“Kami ingin membangun komunikasi dan kemitraan yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dibutuhkan kepedulian dan peran aktif masyarakat. Mari kita rawat toleransi, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga Ponorogo agar tetap aman, damai, serta kondusif,” tegas AKBP Damus Asa.

Selain mengajak masyarakat menjaga kerukunan, Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, tokoh agama, dan masyarakat.

“Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi muda dan ketahanan keluarga. Karena itu, kami mengajak para orang tua, tokoh agama, dan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian serta pengawasan terhadap lingkungan masing-masing. Jangan diam apabila mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkoba. Segera informasikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta GKJW Ponorogo Prakoso Adi Putro Wibowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres bersama jajaran. Ia juga memaparkan profil GKJW Ponorogo beserta berbagai program pelayanan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang selama ini dijalankan.

Prakoso menegaskan, GKJW siap terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Polres Ponorogo. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Ponorogo.

Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polres Ponorogo berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui dialog dan komunikasi langsung. Pendekatan humanis tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik serta mendorong terciptanya kemitraan yang harmonis antara kepolisian, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

POLRES PONOROGO
POLISI BERSAMA MASYARAKAT
JOGO OMAH
DARI JAWA TIMUR UNTUK INDONESIA