Respon Cepat! Pohon Lapuk Nyaris Tumbang Ancam Pengendara, Polres Ponorogo Lakukan Evakusi
PONOROGO – Ancaman pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem tak dianggap sepele. Begitu menerima laporan dari masyarakat terkait pohon lapuk yang berpotensi roboh, Polres Ponorogo langsung bergerak cepat melakukan evakuasi di sejumlah titik rawan, Rabu (11/2/2026).
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran penanganan di antaranya Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek masuk Desa Madusari, Kecamatan Siman, wilayah Kecamatan Ngebel, hingga kawasan kota di Jalan Soekarno Hatta. Langkah sigap ini dilakukan guna mencegah potensi kecelakaan dan korban jiwa akibat pohon tumbang.
Kapolsek Siman AKP Nanang Budianto, S.H. menjelaskan, pohon yang dilaporkan warga memang dalam kondisi mengkhawatirkan. Posisi miring dengan akar yang sudah lapuk diperparah intensitas hujan dan angin kencang beberapa hari terakhir.
“Pohon yang diinformasikan masyarakat memang sudah miring. Selain karena cuaca hujan disertai angin kencang, kondisi akar juga telah lapuk sehingga perlu dilakukan penebangan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas AKP Nanang.
Proses evakuasi melibatkan Unit Sabhara tiga personel, Unit Lalu Lintas tiga personel, Polsek Siman tiga personel, serta empat personel dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Petugas melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon agar arus lalu lintas tetap aman dan lancar.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan, seluruh jajaran diminta responsif terhadap setiap laporan masyarakat, terutama di tengah cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana.
“Dengan kondisi cuaca seperti sekarang, bukan hanya banjir yang harus diwaspadai. Pohon tumbang juga menjadi atensi serius karena bisa membahayakan masyarakat,” tandasnya.
Langkah cepat aparat ini pun mendapat apresiasi warga. Respons sigap dinilai mampu mencegah risiko lebih besar di tengah cuaca hujan angin.














