Home / News / Peristiwa

Jumat, 4 September 2015 - 23:30 WIB - Editor : redaksi

Alamak, Masih Ada Yang Praktek di Kedung Banteng

KANALPONOROGO-Lokalisasi Kedung Banteng di Desa Kedung Banteng, Kecamatan Sukorejo yang telah resmi ditutup 8 Juni lalu, ditengarai belum sepenuhnya tutup dan masih ada penghuni lokalisasi yang masih tetap beroperasi menjajakan diri.

Indikasi belum berhentinya para mucikarai dalam mempekerjakan para anak asuhnya tersebut terkuak saat tujuh anggota Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo melakukan inspeksi mendadak(Sidak), Jumat (04/09/2015).

“Dari kegiatan kami, melihat ada indikasi dilakukannya aktivitas transaksi tapi di waktu-waktu tertentu saja. Kami ingin memastikan, sebab tampaknya kegiatan itu dilakukan secara terselubung. Para pria calon kosumen nampaknya masih bisa memesan lewat orang-orang yang ada di sana,” ungkap Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo Ubail Islam.

Baca Juga :  KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada

Dikatakan Ubail, saat melakukan sidak pihaknya menemukan sebagian besar mantan mucikari  yang tinggal di kompleks tersebut.

“Sebagian, diduga masih bisa menyediakan PSK bagi para konsumen yang menginginkannya,”terang Ubail .

Lebih lanjut ditambahkanya, dari pembicaraan, bisa disimpulkan bahwa masih ada sebagian kecil yang mencoba memenuhi pesanan melalui telephone genggam.

Informasi yang berhasil dihimpun, lulusan Kedung Banteng masih banyak yang berada di Ponorogo. Mereka tinggal di banyak rumah kos dan warung remang di Ponorogo. Seperti di Kecamatan Ponorogo, Siman, Balong, Babadan. Titiknya antara lain sekitar terminal lama, jalan raya dekat kecamatan Siman dan sejumlah titik lain.

Baca Juga :  Kejari Bisa Tindak Tegas Bank Jatim Jika Menghalangi Penyidikan Kasus DAK

“Seharusnya mulai meninggalkan kegiatan yang terkait penyakit masyarakat. Tinggal, menghuni silakan di sana, tapi ya alih profesi, sehingga bantuan Pemda tidak sia-sia karena telah mengeluarkan anggaran untuk mereka,” ujarnya.(K-1)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Mantan Direktur RSUD dr Hardjono Divonis 1, 4 tahun

Birokrasi

Hari Ini, Gubernur Lantik 17 Bupati

News

Organda Ancam Turunkan Penumpang Bagi Bus Yang Tak Patuhi Kesepakatan

Nasional

Mensos Hadiri Resepsi 28 Tahun Ponpes Al-Mawaddah Coper

Mataraman

Patroli Torn Bagi Bagi Air Bersih Oleh Polsek Slahung Polres Ponorogo

Hukrim

Polsek Pulung Bersama Polhutmob KPH Gagalkan Ilegal Logging

Birokrasi

Amankan Tasyakuran Rakyat, Polres Siapkan 500 Personil Gabungan

Militer

Anggota Satgas TMMD ke 106 Perbaiki Rumah Senen