Home / News

Senin, 16 Maret 2015 - 22:47 WIB - Editor : redaksi

Jatah Pupuk Bersubsidi Tak Cukup

KANALPONOROGO – Sisa jatah subsidi pupuk untuk petani Ponorogo dalam musim tanam tahun ini
dipastikan tidak akan mencukupi.
Hal ini terungkap berdasar data dari PT.
Petro Kimia Gresik, jatah tersebut sudah terserap 82% pada awal Maret lalu. Sehingga
dipastikan sisa 18 persen tidak akan mencukupi untuk masa tanam pertama.
Sementara jatah subsisi pupuk untuk
Ponorogo tahun 2015 sebesar 69 ribu ton.
Petro Kimia mengaku dapat memberi
tambahan alokasi sepanjang ada rekomendasi dari pemerintah.
“Alokasi pupuk untuk Ponorogo sampai
dengan Maret sudah habis. Kami bisa mengalokasikan lagi kalau ada rekomendasi
dari pemerintah. Jadi pemerintah bisa mere-alokasi dari April ,” terang Manager
Humas PT Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono.
Untuk jatah atau alokasi pupuk seluruh
Indonesia, menurut Yusuf, sudah ditentukan oleh pemerintah. Jatah dari Petro
Kimia Gresik secara nasional untuk pupuk bersubsidi sebesar 5,2 juta ton dari
9,55 juta ton.
Sementara Harmanto, Kepala Dinas
Pertanian  Ponorogo mengatakan, kebutuhan
para petani di Ponorogo jauh berada di atas alokasi pupuk bersubsidi yang
diberikan pemerintah.
“Untuk Rencana Definitif Kebutuhan
Kelompok(RDKK), inginnya dicukupi 100%. Usulan kita berdasar kebutuhan 168 ribu
ton. Tapi sekarang ini, yang sesuai dengan SK Gubernur dan SK Bupati, alokasi
atas usulan RDKK hanya 98 ribu ton. Coba dipenuhi 100% pasti tidak akan ada
kelangkaan,” kata Kepala Dinas Pertanian Ponorogo Harmanto.
Untuk mencukupi kebutuhan pupuk di
Ponorogo yang saat ini memasuki musim tanam satu (MT 1) Distan Ponorogo telah
mengajukan penambahan kepada Gubernur Jatim melalui Dinas Pertanian
Propinsi.  

Baca Juga :  Dewan Segera Panggil Dinas PU Terkait Ambruknya Tanggul Kali Krandegan

“Kalau kurang saya minta lagi ke Gubernur Jatim cq Kepala Dinas
Pertanian Provinsi Jatim untuk alokasi pupuk ,” tegasnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Narkotika, BNNK Trenggalek Ikrar Bersama Tolak Narkoba
Sebenarnya untuk mengatasi kelangkaan
pupuk di Ponorogo, lanjut Harmanto, ia sudah mengusulkan kepada DPRD setempat
untuk meminta tambahan alokasi pupuk langsung ke Pemerintah Pusat melalui
Menteri Pertanian saat hearing beberapa waktu lalu.(K-1)

Share :

Baca Juga

News

Pasca Puluhan Sapi Mati Mendadak, Petugas Peternakan Turun Tangan

Militer

Luar Biasa, Hari ini 40 Meter Jalan Berhasil Dirabat Beton

News

Penemu Uang Kuno Mendapat Firasat Mimpi

Hukrim

Polisi Bekuk Pencuri ATM di Masjid Tegalsari

Peristiwa

Longsor Banaran, Petugas BPBD Temukan Jenazah Korban Kelima

Peristiwa

Pesawat Yang Mendarat Darurat di Sampung Ponorogo Dibongkar dan Diangkut ke Pacitan

Headline

Terus menekan Penyebaran Covid-19, Forpimcam Ngebel Resmikan Kampung Tangguh

Hukrim

Korupsi APBDes, Kades Baderan Masuk Bui