Home / Hukrim / News

Rabu, 23 Desember 2015 - 15:13 WIB - Editor : redaksi

Kejari Ponorogo Kebanjiran Permohonan Pendampingan

kejaksaan negeri ponorogo foto : kanal ponorogo

KANALPONOROGO-Tingginya kasus korupsi di Kabupaten Ponorogo, membuat sejumlah instansi atau lembaga menggandeng Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk melakukan pemberian bantuan hukum dan pertimbangan hukum.

Setidaknya sudah ada 10 lembaga yang merapat ke Kejaksaan tahun ini, sedangkan tahun sebelumnya hanya 6 lembaga saja.

“Tapi bukan berarti kita aktif ikut campur tangan dalam proyek atau apa, kita pasif saja. Kalau mereka (lembaga) minta bantuan kita bantu terutama untuk pertimbangan hukumnya apakah ini boleh atau tidak, seperti spek ( specifikasi) kalau diubah dan sebagainya. Kita pasif saja,” kata Deddy Agus Octavianto.

Baca Juga :  Konsultasi ke Bawaslu, Panwaskab Lanjutkan Seleksi Panwascam

Kerjasama yang dituangkan dalam ikatan perjanjian ( MoU) itu, kata Deddy, hingga saat ini sudah dilakukan bersama beberapa instansi seperti BPJS, KPU, PDAM, Dinas PU, Dinkes, BPN, Bulog, PT KAI Madiun dan Das Solo.

Baca Juga :  Polsek Balong Cokok Pengedar Pil Koplo

Bahkan untuk tahun 2016 sudah ada lembaga  yang mengajukan kerjasama kegiatan bantuan hukum dan pendampingan hukum ke Datun yaitu PLN, Perhutani dan Pemkab Ponorogo.

“Ada 10 lembaga  yang bekerjasama dengan Datun pada tahun 2015, padahal sebelumnya hanya ada 6 lembaga saja,” imbuh Deddy mewakili Kajari Ponorogo, Kejrai Ponorogo Sucipto.(wad/kanalponorogo)

Share :

Baca Juga

Militer

Dukung Pelaksanaan TMMD ke-106, Sekcam Sooko Turun Tangan Menata Posko

Hukrim

Gelar Judi Dadu di Siang Hari, Dua Warga Jenangan Ponorogo Dicokok Polisi

Nasional

Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral dengan Premier Niue

Lifetrend

Ikasmaza Go Green, Hijaukan Bumi Reyog

News

Hilang Empat Hari, Warga Magetan Ditemukan Tewas di Pinggir Sungai

Budaya

Komsos Saat Idul Fitri, Babinsa Kodim 0802/Ponorogo Laksanakan Halal Bihalal Bersama Warga Desa Binaan

Peristiwa

Hari Ini Jenazah Liris Diterbangkan ke Surabaya

Hukrim

Kejari Ponorogo Tangkap DPO Kasus Bansos Jatim