Home / Hukrim

Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:00 WIB - Editor : redaksi

Maling Satroni Rumah Warga Jetis, Tas Berisi Puluhan Juta Raib

KANALPONOROGO.COM: Ditinggal tidur, rumah Wahyuning (40) warga Dukuh Banaran, Desa Coper, Kecamatan Jetis di satroni maling, Rabu(18/10/2017).

Dalam kejadian yang diketahui sekitar pukul 04.00 WIB pagi tersebut, pencuri berhasil membawa kabur tas warna coklat milik korban yang berisi uang Rp. 50 juta dan perhiasan.

Diketahuinya kejadian bermula saat pada hari Selasa (17/10/ 2017) sekira pukul 20.00 WIB korban sedang menghitung uang untuk membayar petani yang bekerja di lahan miliknya yang pada saat itu, diluar rumah ada beberapa pekerja. Sekira pukul 21.30 WIB para pekerja pulang. Dan sekitar pukul 22.15 WIB masuk kamar untuk tidur dengan menaruh tas disamping tempat tidur, namun korban lupa kondisi pintu sudah dikunci apa belum.

Baca Juga :  Divonis 1, 4 Tahun, Eks Dirut RSUD dr Hardjono Banding

Selanjutnya Rabu(18/10/2017) sekitar pukul 04.00 WIB salah satu keluarga korban saat bangun tidur melihat pintu depan dalam keadaan terbuka dan setelah dicek tas warma coklat yang berisi uang dan perhiasan telah raib dari tempat asalnya.

Baca Juga :  Polres Ponorogo Gelar Sertijab Kasat Resnarkoba

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan ke Polsek Jetis. Mendapati laporan tersebut, petugas langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.

“Saat ini masih dalam lidik, dan pengejaran pelaku,”ucap Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi sekitar Rp 80.000.000,-.(*)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Berkas Suwito Siap Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Hukrim

Diduga Tipu Calon Karyawan Koperasi, Pemuda Slahung Dicokok Polisi

Hukrim

Orang Gede Ponorogo Jadi Target Satgas Anti Korupsi

Hukrim

Residivis Kasus Narkotika Dibekuk Polres Madiun

Hukrim

Polsek Badegan Tangkap Pengedar Pil Dobel L

Hukrim

Mantan Wabup Ida Bisa Ditahan

Hukrim

Bobol Gudang, Pencuri Gondol 7 Tab Samsung

Hukrim

Polisi Razia Kos, Dapati Muda-Mudi Bukan Muhrim