Home / Peristiwa

Senin, 7 Maret 2016 - 20:58 WIB - Editor : redaksi

Terhimpit Ekonomi, Warga Ngrayun Akhiri Hidup Diatas Pohon Cengkeh

polisi melakukan olah TKP

KANALPONOROGO-Diduga karena himpitan ekonomi, Soimun (38) kuli bangunan warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, ditemukan tewas gantung diri di pohon cengkeh yang tidak jauh dari rumahnya, Senin(07/03/2016).

Kejadian bermula saat sekitar pukul 06.30 WIB korban berpamitan kepada Misngatun(istrinya) untuk berangkat bekerja sebagai kuli bangunan di rumah  tetangganya.

Sementara Misngatun pergi  ke kebun belakang rumah untuk menanam kunir. Sepulang dari kebun Misngatun menemukan secarik kertas bertuliskan permohonan maaf korban kepada dirinya dan anaknya karena tidak bisa mengurusi rumah tangganya.

Baca Juga :  Pamit Sholat Subuh, Warga Ngampel Ditemukan Gantung Diri
korban saat diperiksa tin identifikasi dan tim medis
korban saat diperiksa tin identifikasi dan tim medis

Menemukan secarik kertas yang berisi permohonan maaf tersebut,  Misngatun kemudian mencaritahu keberadaan suaminya, dan ternyata ia menemukan korban sudah tergantung di pohon cengkeh yang tidak jauh dari rumahnya. Misngatun lantas teriak dan meminta bantuan tetangga.

Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama melalui Kasubbag Humas AKP ‎Harijadi membenarkan kejadian ini. Setelah melakukan evakuasi, petugas bersama tenaga media Puskesmas Ngrayun kemudian melakukan pemeriksaan luar dan identifikasi . Dari pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

“Dari pemeriksaan petugas dan tim medis Puskesmas Ngrayun, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Jadi korban meninggal karena gantung diri,”ucap AKP Harjadi.

Baca Juga :  Longsor Terjang Dua Rumah di Desa Selur

Jenasah korban kemudian diserahkan kepada keluarga korban untuk selanjutnya dimakamkan di TPU desa setempat.
“Jenasah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,”jelasnya.
Lanjut Harijadi, bahwa dalam evakuasi Jenasah korban tergantung di pohon cengkeh dengan tali senar yang melilit leher‎, sedangkan dikemaluan korban ditemukan sperma. Korban yang memakai kaos putih dan celana doreng tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri diduga karena himpitan ekonomi. “Dugaan sementara korban meninggal karena kesulitanekonomi,”tegasnya.(wad/kanalponorogo)

Share :

Baca Juga

News

Seorang Kakek Ditemukan Tewas Menggantung di Pohon Jati

News

Belasan Kios Kayu Pasar Sayur Magetan Ludes Terbakar

Headline

Longsor di Kabupaten Luwu, Empat Orang Meninggal

News

Alamak, Masih Ada Yang Praktek di Kedung Banteng

Hukrim

Nyaru Jadi Pembeli, Bapak Satu Anak Bawa Kabur Motor Bekas

News

Peringati Hari Tani Nasional, SPI Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD
Korban yang masih dalam perawatan intensif di RSUD dr Hardjono Ponorogo(Foto: istimewa)

Headline

Usai Dirujuk ke Surabaya, Satu Korban Ledakan Petasan Balon Udara di Balong Meninggal

Peristiwa

Pasar Kesugihan Pulung Terbakar