Home / Hukrim / Nasional

Kamis, 2 Juni 2016 - 08:08 WIB - Editor : redaksi

Save Rita, Warga dan Wartawan Ponorogo Gelar Doa Bersama dan Aksi Nyalakan Lilin

warga gelar doa bersama dan aksi nyalakan lilin untuk Rita (foto : kanalponorogo.com)

KANALPONOROGO-Pasca putusan hukuman mati yang dijatuhkan Pengadilan Penang, Malaysia, kepada Rita Krisdianti, TKW asal Desa Gabel, Kecamatan Kauman, Ponorogo, sejumlah warga dan jurnalis menggelar aksi peduli dan doa bersama untuk Rita di depan gedung DPRD Ponorogo, Rabu(01/06/2016) malam.

Aksi damai turut prihatin dengan nasib yang dialami Rita Krisdianti, yaitu dengan menyalakan lilin dan membawa sejumlah poster serta foto Rita Krisdianti.

Tak hanya itu, warga juga menggelar doa bersama dengan harapan Rita bisa dibebaskan dari hukuman mati. Mereka meyakini jika Rita tidak bersalah dan hanyalah korban mafia narkoba internasional, sebab sebelum menjadi TKW, Rita dikenal sebagai sosok gadis yang pendiam dan tidak pernah bertingkah aneh.

Baca Juga :  Ratusan Sopir Truk Gruduk Kantor DPRD

“Ini wujud gambaran dari sebuah keprihatinan atas musibah yang menimpa saudara Rita, mudah- mudahan aksi keprihatinan ini didengar Allah, didengarkan oleh para pemimpin kita, rakyat Indonesia mendengarkan biar tidak salah sangka sehingga mau bersama sama mendoakan agar Rita ini bisa diselamatkan dari hukuman mati,”ucap ketua DPRD Ponorogo, Ali Mufthy.

Warga juga berharap kepada pemerintah untuk lebih serius dalam membantu membebaskan Rita dari hukuman gantung. Termasuk berupaya keras mencari saksi dan bukti yang bisa meringankan hukuman dan membantu agar Rita bisa dibebaskan dalam majelis rayuan di Malaysia.

Baca Juga :  Polisi Amankan Pelaku Judi Dadu Sooko

“Kita menggelar aksi keprihatinan ini agar pemerintah daerah maupun Presiden Jokowi terketuk untuk menyelamatkan nasib Rita yang terancam hukuman mati di Malaysia. Memang warga meyakini Rita tidak bersalah. Karena Rita itu bukan tipe anak yang berandalan, saya yakin bahwa Rita hanyalah korban mafia internasional narkoba. Kami warga masyarakat Ponorogo tentu saja berharap Rita bisa dibebaskan dari ancaman hukuman gantung di Malaysia,”ucap ketua Komunitas Wartawan Ponorogo (KWP), Supriyadi. (wad/kanalponorogo.com)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Sat Tipikor Geledah Sekolah dan Rumah Sardjono

Hukrim

Hilangnya Mobil di Magetan, Diduga Korban Membuat Laporan Palsu

Hukrim

Diduga Tilep Dana PNPM, Warga Jenangan Ditahan

Headline

Presiden Apresiasi Kecepatan Vaksinasi di Provinsi Banten

Hukrim

Juragan Emas Gagalkan Perampokan, Satu Pelaku Babak Belur Dimasa

Hukrim

Polres Jombang Razia Sentra Industri Mercon

Hukrim

Kemenlu Kirim Staff Datangi Rumah Rita Krisdianti

Nasional

Mensos Hadiri Resepsi 28 Tahun Ponpes Al-Mawaddah Coper