Home / Hukrim

Sabtu, 7 Februari 2015 - 10:11 WIB - Editor : redaksi

Tahap Dua, Polres Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi RSUD Ponorogo

KANALPONOROGO – Kepolisian Resort (Polres) Ponorogo menetapkan empat tersangka kasus korupsi Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) dr Harjono Ponorogo, dalam tahap II.

Penetapan ini dilakukan Polres setelah melimpahkan berkas dan tersangka tahap I. “Terkait kasus korupsi RSUD, episode keduanya sudah dimulai. Kami sudah melakukan gelar perkara dan hasilnya, kami sudah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini. Sementara empat orang, dan masih bisa bertambah sesuai perkembangan penyidikan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Hasran, Sabtu (07/02/2015).

Dijelaskanya, keempat tersangka berasal dari satuan kerja yang terkait dengan pembangunan proyek ini. Namun pria kelahiran Makassar ini masih enggan merinci orang-orang yang kini telah masuk daftar tersangkanya.

“Dalam pekan ini pula kami akan melakukan tindak lanjut berupa pengiriman Surat Perintah Dimulainya Penyidikan(SPDP) ke Jaksa Penuntut Umum(JPU)Kejaksaan Negeri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasus DAK, Diduga Ada Interverensi Terhadap Tersangka

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya akan segera memanggil orang-orang yang perlu diperiksa dan dimintai keterangan terkait kasus ini. Semuanya sedang disusun dan akan segera dilaksanakan.

Dalam jilid I Polres Ponorogo telah menetapkan dua orang tersangka. Mereka adalah mantan Direktur RSUD Harjono Yuni Suryadi sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan stafnya, Kusnowo sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Untuk berkas korupsi RSUD episode I, berkasnya telah dinyatakan P21 atau sempurna oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo. Bahkan sejak akhir pekan lalu, penanganan kasus RSUD episode I telah masuk tahap 2 atau telah dilimpahkan berkas dan tersangkanya dari Polres Ponorogo kepada Kejaksaan Negeri Ponorogo.

Baca Juga :  Kejari Tingkatkan Kasus Humas Pemkab ke Penyidikan

“Sudah ada pelimpahan tersangka dan barang bukti atas nama Yuni Suryadi dan Kusnowo, untuk kasus rumas sakit (korupsi RSUD Harjono). Sudah diterima dan diteliti, tinggal persiapan administrasi untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” ujar Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Ponorogo Agus Kurniawan.

Saat pelimpahan, para tersangka juga telah diperiksa oleh jaksa Kejari Ponorogo. Pemeriksaan tersangka tersebut disebutnya sebagai kroscek formal saja. Yaitu meliputi identitas diri hingga soal kebenaran BAP yang diserahkan pihak polisi kepada jaksa.
“Kedua tersangka diperiksa untuk mengetahui soal apa yang disampaikan di BAP itu dibenarkan atau tidak. Formal dari sisi teknis pelimpahan,” jelasnya.( K-1)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Nogel Warga Nologaten Ponorogo Dicokok Polisi

Hukrim

Kemenlu Kirim Staff Datangi Rumah Rita Krisdianti

Hukrim

Wabup Ida Tak Akui Ada Serah Terima Uang dan Kesepakatan

Hukrim

Sidang Korupsi DAK, JPU Datangkan 9 Saksi dari Diknas Ponorogo

Hukrim

Kasus DAK, Eks Wabup Mangkir Panggilan Kejari

Hukrim

Polres Ponorogo Gelar Pasukan Ops Simpati Semeru 2016

Hukrim

Diparkir di Teras, Motor Vario Milik Warga Sooko Raib Digondol Maling

Hukrim

Polsek Sukorejo Ponorogo Amankan Pelaku Percobaan Pencurian