Home / Hukrim

Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:12 WIB - Editor : redaksi

Inilah Aturan Tentang Penggunaan Lampu Isyarat dan Sirine

KANALPONOROGO.COM: Sering kita melihat kendaraan roda empat yang dilengkapi dengan lampu isyarat dan sirine melintas di jalan raya.

Untuk itu ada baiknya pembaca mengerti dan memahami syarat penggunaan lampu isyarat dan sirene tersebut.

Sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009 pasal 59 ayat 5 tentang pengunaan lampu isyarat dan sirine adalah sebagai berikut:

Baca Juga :  Penyidik Periksa Pelaku Penganiayaan Polisi

Isyarat dan lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk Kendaraan bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI);

Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah.

Baca Juga :  Mulai Senin Besuk, Jalan Sukarno Hatta dan Jalan Bayangkara Diberlakukan Jalur Satu Arah

Lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk kendaraan bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

Share :

Baca Juga

Hukrim

Ditinggal Kerja, Motor Di Area Parkir RSUD dr Hardjono Raib

Hukrim

Pekan Ini Polres Limpahkan Berkas Kasus RSUD Jilid ll ke JPU

Hukrim

Kasus PAMSTBM, Yuli Astuti Ditahan Kejari Ngawi

Hukrim

Sepasang Kekasih Kompak Nyuri Hp di Jalan Baru

Hukrim

Hadapi Putusan Pengadilan, Orang Tua Rita Didampingi DPRD Bertolak ke Malaysia

Hukrim

Pesta Sabu, 9 Orang diciduk Polisi

Hukrim

Gugatan Pra Peradilan Terhadap Polres Ponorogo Gugur

Hukrim

Dua Pemuda Aceh Tertangkap Curi Motor di Madiun