Home / News / Peristiwa

Senin, 6 Juli 2015 - 20:05 WIB - Editor : redaksi

Polisi Nyatakan Kabar Foto Begal di Dengok Hoax

KANALPONOROGO-Beredarnya sebuah foto yang disebut-sebut sebagai korban pembegalan yang terjadi di Dengok, Madusari, Kecamatan Siman yang sempat ramai di media sosial sempat meresahkan warga Ponorogo.

Dalam foto tersebut terdapat gambar seorang remaja pria yang terkapar dengan luka di beberapa bagian tubuhnya. Selain itu, di bawah foto terdapat serangkaian kalimat yang menyatakan rasa kasihan terhadap korban dalam foto dan sebuah peringatan agar warga yang ingin melintasi kawasan Dengok,  yang masuk Kecamatan Siman. Kalimat itu dibumbui pula dengan keterangan waktu mendekat lebaran.

Bahkan sempat disebut pula, pembegalan diwarnai aksi pembunuhan. Hal ini akhirnya ditanggapi polisi dengan melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud. Namun ternyata polisi tidak menemukan kejadian apapun.

Baca Juga :  Polsek Siman Melaksanakan Pengamanan Pendistribusian Bansos Kepada Masyarakat

“Karena kabarnya santer, kami menurunkan anggota ke daerah tersebut. Ternyata nihil, tidak ada apapun. Tidak ada korban, apalagi mayat korban begal. Daerah Dengok, yang juga tempat tinggal saya aman-aman saja,” ungkap Kapolsek Siman AKP Hario Kusbiantoro, kepada kanalponorogo ditemui usai mengikuti kegiatan analisa dan evaluasi (Anev) di Mapolres Ponorogo, Senin (06/07).

Tak selesai dengan pengecekan di titik yang disebut dalam foto yang beredar tersebut. Pengecekan oleh Kapolsek Siman juga dilakukan ke polsek sekitar dan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ponorogo. Lagi-lagi tidak ada laporan soal pembegalan maupun kekerasan yang lain.

Baca Juga :  Peringati Mayday, Ribuan Buruh Ponorogo Senam Bersama di Alun-Alun

“Ini mungkin hoax (kabar bohong) di media sosial yang dibuat orang iseng. Karena itu kami menghimbau warga bisa lebih menyaring informasi yang diterimanya, jangan ditelah mentah-mentah. Kami nyatakan kejadian itu tidak ada. Soal foto korban, bisa jadi itu dari kejadian di daerah lain,” ungkap AKP Hario.

Dengan adanya kabar hoax tersebut, Ia menghimbau warga juga bisa lebih menahan diri untuk menyebarkan yang belum pasti sumbernya apabila kemungkinan memunculkan dampak yang bisa meresahkan warga. Apalagi, saat ini sudah mendekati lebaran dan mobilitas warga semakin tinggi. Isu pembegalan bisa menjadi gangguan tersendiri bagi warga.(K-2)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Lembaran Bekas Soal UN Dilarang Dijual

News

Lokalisasi Kedung Banteng Ditutup Bulan Juni

Hukrim

Densus 88 Anti Teror Menangkap Terduga Teroris di Ponorogo

Mataraman

Lomba Dongeng Cerita Rakyat Ponorogo Dalam Rangka Hut Yayasan Kemala Bhayangkari Ke 40 Polres Ponorogo

Militer

Sebagai Bentuk Upaya Binsik, Letda Chb Agus Suyanto Tarik Kereta Dorong

Headline

Aniaya Tetangga, Pria ini di tangkap Unit Reskrim Polsek Sampung

Headline

BNPB dan Kemendagri Bahas Isu Kebencanaan Daerah

Hukrim

Polres gelar Perkara Dugaan Pencemaran Nama Baik PDIP