Home / Hukrim

Rabu, 28 Februari 2024 - 23:06 WIB - Editor : redaksi

Unit Reskrim Polsek Sambit Amankan Pengedar Pil Koplo

KANALPONOROGO.COM: Unit Reskrim Polsek Sambit mengamankan AWB(22) warga  Jl. Raya Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal karena kedapatan menyimpan dan mengedarkan narkoba jenis pil koplo doubel L.

Penangkapan pelaku peredaran obat terlarang tersebut dibenarkan Kapolsek Sambit AKP Baderi.

Penangkapan pelaku bermula dari informasi yang diterima anggota Polsek Sambit. Bahwasanya di wilayah hukumnya banyak peredaran obat obatan terlarang jenis pil koplo yang  meresahkan masyarakat. Dikarenakan kebanyakan penggunanya adalah remaja yang masih sekolah.

Mendapati infomasi tersebut, unit Reskrim Polsek Sambit langsung melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya pada hari Senin( 26/02/ 2024) sekira pukul 16.30 WIB berhasil mengamankan IAY, di pinggir jalan raya Bibis- Ngasinan masuk Desa Bancangan, Kecamatan Sambit sedang dalam keadaan mabuk.

Baca Juga :  Kedapatan Simpan 2,1 Gram Sabu Warga Jombang Dibekuk Polisi

Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan percakapan peredaran pil double L di hand Phone milik IAY. Selain itu petugas mendapati barang bukti pil double L sebanyak 6  butir. Dari hasil introgasi bahwa pil jenis Dobel L tersebut diperolehnya dengan cara membeli.

Petugas melakukan pengembangan dan mengamankan AWB(22) di rumahnya Jl. Raya Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal.

Di rumah pelaku, petugas mendapati barang bukti berupa 389  butir pil double L, uang hasil penjualan pil double L sebesar Rp.20.000,-, 1  buah Handphone, 1 bendel plastik klip, 14  botol warna putih bekas tempat pil double L.

“Selanjutnya terlapor berikut barang bukti langsung dibawa ke Polsek Sambit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”ucap Kapolsek.

Baca Juga :  Kejari Ponorogo Punya Tunggakan Kasus Yuni Widyaningsih

Tersangka dianggap melanggar perkara tindak pidana setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu dan setiap orang yang tidak memiliki keahlian dan kewenangan tetapi melakukan praktik kefarmasian terkait dengan sediaan farmasi berupa obat keras sebagaimana dimaksud dalam Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (2)  Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Pelaku mengedarkan pil warna putih yang pada salah satu permukaannya terdapat tulisan huruf “ LL“ secara bebas kepada masyarakat  atau orang lain, tanpa ijin dan standart keamanan. Bertujuan untuk mendapatkan sejumlah keuntungan,” tegas Kapolsek.

 

Share :

Baca Juga

Hukrim

Terkait Perampokan Toko Emas, Polres Ponorogo Kirim Penyidik ke Cimahi

Hukrim

Polres Pacitan Tangkap Pengedar Obat Illegal dan Pengguna Sabu

Hukrim

Tersangka Kasus DAK Mulai Mengembalikan Uang Negara

Hukrim

Polisi Ringkus Buron Perampok Spesialis Truk

Hukrim

Bobol Dieler Motor, Maling Gondol Uang Puluhan Juta

Hukrim

Bobol Kantor Distributor Indosat, Maling Gondol Puluhan Juta

Hukrim

Polres Jombang Razia Sentra Industri Mercon

Hukrim

Berkas Suwito Siap Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor